Pages

Selasa, 23 Desember 2014

Niat dan usaha membuat semuanya mudah. Jikalau kita yakin kita bisa melakukannya maka kitapun akan benar benar bisa.perjalanan yang logikanya tak mungkin akan menjadi mungkin jika kita yakin dan berusaha mewujudkannya. Hari ini ada seorang gadis dengan semangat  dan dengan berbekal niat ikhlas untuk beribadah. Diapun mampu menggapai target yang telah dibuatnya.karena suatu amanah dijadikannya tidak sebagai beban akan tetapi sebagai bentuk ibadah serta untuk melaksanakan apa yang telah diamanahkan padanya. Sekali kita tidak amanah maka esok kita tidak akan dapat kepercayaan dari orang lain. Pada intinya tidak ada yang bisa menghalangi seseorang mencapai target dan impiannya kecuali dirinya sendiri. Ketika kita gagal dalam merencanakan sesuatu maka sesungguhnya kita telah merencanakan kegagalan. Jalan ditempat / mundur sama dengan hancur. Setiap hendak melangkah buat planning terlebih dahulu. Semaksimal mungkin realisasikan planning tersebut. Langkah seribu dimulai dari langkah yang pertama. Tak ada orang yang sukses tanpa gagal terlebih dulu. Sebenarnya gagal itu adalah kunci kesuksesan. Fokuskan apa yang ingin kita gapai. Jangan pernah ragu karena sesungguhnya keraguan sama dengan prasangka.

Senin, 01 Desember 2014

BAROKAH

BAROKAH

Barokah ya barokah satu kata ini yang membuat kita para istri tetap bertahan.
Bertahan dari goncangan, dari terpaan dan dari hujatan. Tak kenal lelah kita akan senantiasa bermunajat kepada Illahi Rabbi agar satu kata ini mengalir indah kerumah rumah kita yang baru saja kita bangun. Rumah yang sejatinya memerlukan pondasi yang kuat, ya pondasinya cuma satu yakni keimanan. Manakala ada iman yang menancap di hati maka dengan mudah kita dapat meraih BarokahNya. dia tidak datang dengan mudah tapi tentunya dia datang dengan penuh susah payah, kita harus berhati - hati dengannya karena bisa jadi apa yang kita pandang sebagai suatu berkah, eh ternyata adalah suatu musibah, Na'udzubillah... wahai para istri jangan terlalu mudah menduga - duga atau bersu'udzon kepadaNya, bisa jadi tetesan air matamu kini adalah ujian keimanan yang akan menaikkan derajatmu jikalau dirimu bisa dengan arif menyikapi setiap permasalahan hidupmu. yakinlah ada Rabb yang tidak pernah tidur memikirkanmu. Ada Dia yang selalu ada untuk mendengarkanmu.......

Rabu, 26 November 2014

Episode 2
Hari senin seusai upacara bendera, kepala sekolah mengumumkan beberapa pengumuman penting, diantaranya adalah pengumuman siapa peringkat 3 besar pararel, artinya akan diumumkan 3 anak yang nilainya tertinggi di antara anak – anak kelas 1 secara keseluruhan, dari kelas 1A- 1G, dan tanpa disangka cahaya firdausia mendudukan peringkat 1 pararel, dari ihak sekolah memberikan masing – masing bingkisan cantik yang isinya buku dan pena, bea siswa bebas uang SPP juga diberikan pada masing – masing juara dengan jumlah sesuai peringkat masing – masing.
Guru yang menjadi idola setiap murid kelas 1 waktu itu adalah pak Ali Musyafak. Beliau guru mata pelajaran fiqih. Selain mengajar fiqih juga membina kegiatan ekstrakulikuler pramuka di madrasah. Setiap hari jum’at kami dibina olehnya dengan dibantu beberapa kakak senior. Anak – anak kelas satu diwajibkan mengikuti ektrakulikuler pramuka, jadi aya dkk juga mengikuti apa yang menjadi kewajibannya. Pada awalnya memang terasa berat, gimana gak berat disaat harusnya bisa istirahat dirumah, eh kita malah disuruh datang ke sekolah, panas terik mentari kadang membuat rasa malas yang teramat sangat.
“siapa diantara adik – adik disini yang ingin masuk jadi regu inti?” tanya kakak pembina
“saya kak” jawab kami
“tolong yang berniat melanjutkan sampi jadi regu inti keluar dari barisan!”
Aya, hesti, lina, vina  maju keluar barisan dan membuat barisan baru disamping kanan.
Dengan penuh keyakinan aya berada di barisan paling depan.
Hari ini ujian TKK, ada beberapa tes yang harus kami ikuti. Ada ujian memasak, menjahit, menaksir(tapi bukan menaksir orang lho…), menabung, menyanyi dll. Ketika ujian menjahit aya paling meragukan untuk selanjutnya bisa lolos, karena waktu itu kami dikasih benang dan jarum dan disuruh membawa baju seragam pramuka ganti, pertama kancing di baju disuruh copot semua, kami terbengong, apa coba maksudnya kemarin disuruh cepet – cepet bawa seragam pramuka yang baru, eh sekarang malah suruh nyopot kancingnya. Dan instruksi kedua kami disuruh memasukkan benang jarum.
“aduh susah sekali sih masukin benangnya” ungkap aya pada teman sebelahnya.
“pelan – pelan donk ay, sabar, pasti bisa”
“ini udah pelan – pelan dan sabar, tapi tetep aja gak bisa masuk benangnya, gimana donk”.
“pinjem gunting sana sama kak tyo”
“gak ah aku malu”
“ada apa ini, kok dari tadi kakak perhatikan kalian sedang berdiskusi, gimana ada yang bisa dibantu?”
“5 menit lagi waktu habis”
“ayo aya, tinggal kamu nih yang belum selesai”
“iiiiya kak”
“sini kakak bantu”kak Faiz akhirnya turun tangan.
“oh akhirnya bisa juga, terima kasih ya kak!”.

“iya sama – sama”. .......  bersambung.

Selasa, 25 November 2014

sebuah ikatan

Assalamu'alaikum saudaraku,
kita ternyata tidak bisa lepas dari sebuah belenggu
belenggu yang sebenarnya sama sekali tidak menyakitkan jikalau kita pahami lebih dalam.
karena pada dasarnya kita memang harus di belenggu atau dengan bahasa lain diikat, supaya kita punya aturan yang menjadi acuan kita kedepannya.
Jangan pernah anggap suatu ikatan sebagai suatu kekangan, tapi anggaplah ia sebagai suatu anugrah terindah.....