Pages

Selasa, 20 Desember 2011

kumpulan syair


 
01-01-08
Ketika malam berganti, ketika matahari menampakkan cahayanya
Ketika bulan menampakkan cahayanya lagi
Ketika hari berganti, ketika tahun berganti
Betapa terasa masa masa lalu
Kemarin, sekarang dan besok
Betapa cepat putaran bumi ini
Betapa luas dunia ini
Saat senja datang, kubuka mata jendelaku
Saat hujan turun, kurenungkan betapa beningnya air ini
Sungguh aku bingung dan bingung lagi

17-01-08
Malampun penuh bintang, pagipun penuh hawa dingin
Ketika siangpun penuh hawa panas
Seribu pepohonan tak terhitung
Begitu penuh dengan pohon bumi ini
Jalan kesana kemari tak sampai sampai
Tak terhitung langkah ini
Begitu indah jika setiap jalan ditanami pepohonan
Jantung semakin berdetak tak lelah
Umurpun bertambah
Doa, usaha dan ikhtiar penuh kesabaran
Dan ikhlas penuh semangat

Setitik kasih membuat kita sayang
Seucap kata membuat kita percaya
Sekecil luka membuat kita kecewa
Tapi sebuah persahabatan akan selamanya bermakna

20-01-2008

Sebuah bungapun bermekaran
Bulan dimalam haripun bercahaya
Hatiku, hatimu, hati kita semuapun akan selalu bercahaya
Senyum...senyum...senyum...
Indah...indah...indah....
Hasil....
Jernih....jernih...seperti air mengalir

24-01-2008

Embun pagi selalu dingin
Embun siang selalu panas
Embun sore sedang sedang aja
Kalau embun malam . . .
          Serumpun padi disawah         
          Seindah taman bunga
           Beruangpun nampak dihutan
          Di laut penuh ikan yang lucu
          Lembut suara seseorang
          Letih dia menyanyi
Jernih jika dipandang
Doa – doa – doa – doa
Berdoa

27-01-2008

Benih benih kasih sayang tak melepas
Benih bebih canda tawa tak menghilang
Rindu rindu kasih tak terputus dan tak tertinggal
Wajah, suara, hatinya tak terlupakan
          Buka hati dapat kecerahan
          Buka tabungan rejeki, buka pahala
          Buka mata hati, bukalah kantong
          Sisakan tuk kasih
          Renungkan pikiran, bukalah pikiran, senyumkan wajah
          Ceriakan diri
          Tutup mata . . . buka hati . . .
Tidurlah . . .
Moga mentari pagi selalu cerah

01-06-2008

Walaupun tuyul jadi gondrong
Sundel gak lagi bolong
Gigi pocong makin kinclong
Gendruwo dah jadi bencong
Tapi mengucapin met bobok boleh donk . . .

13-06-2008

Pagimu telah muncul kembali
Ayampun mulai berkokok
Matahari, kau telah terpancar pagi ini
Sunyi, sepi, gelap pancaranmu
Telah menerangi hati ini
                                                                                
09-07-2008

1000 kota telah aku lewati
1000 gunung telah aku daki
1000 samudra telah aku arungi
Akhirnya aku labuhkan hatiku padamu tuk katakan ? ? ?


03-08-2008

Rintik rintik air hujan . . .datang mengalir
Bumipun basah
Tiada hari tanpa air . . .hidup tak berrtahan lama
Anginpun semakin kencang diwaktu malam
Tak terlihat warna, rupa dari angin yang tercipta
Hanya kesejukan yang terasa dihati ini . . .

09-08-2008

Bukalah matamu
Bukamata hatimu
Buka pikiranmu agar isi hati
Pikiran menjadi sejuk, jernih
Dan yang kamu sayangi akan ada selalu dihatimu
Ayo tersenyum . . . .

“aku ingin menyayangimu dengan caraku . . . aku ingin menyayangimu dengan sederhana, tak perlu ikrar yagn kadang menipu tapi akan kutunjukkan perasaan ini lewat perhatianku, lewat pengertianku padamu . . . mungkinkah kau adalah orang yang selama ini aku tunggu ? ”

14-08-2008

Hari sudah larut malem...
Lampu lampu dibikin padem...
Suasana jadi serem...
Cepetan merem...
Bulan yang mesem...
J ucapin met malem...
N met merem...

15-08-2008

Jiwa pasti sepi tanpa teman,
Hati kan mati tanpa iman
Persahabatan kan layu tanpa kasih sayang,
Kemarin adalah kenangan,
Semalam adalah impian
Hari ini adalah kenyataan,
Besok adalah harapan
Good night too. . .
Sweet dream . . .

0 komentar:

Posting Komentar