01-01-08
Ketika malam berganti,
ketika matahari menampakkan cahayanya
Ketika bulan
menampakkan cahayanya lagi
Ketika hari
berganti, ketika tahun berganti
Betapa terasa masa
masa lalu
Kemarin, sekarang
dan besok
Betapa cepat
putaran bumi ini
Betapa luas dunia
ini
Saat senja datang,
kubuka mata jendelaku
Saat hujan turun,
kurenungkan betapa beningnya air ini
Sungguh aku bingung
dan bingung lagi
17-01-08
Malampun penuh
bintang, pagipun penuh hawa dingin
Ketika siangpun
penuh hawa panas
Seribu pepohonan
tak terhitung
Begitu penuh dengan
pohon bumi ini
Jalan kesana kemari
tak sampai sampai
Tak terhitung
langkah ini
Begitu indah jika
setiap jalan ditanami pepohonan
Jantung semakin
berdetak tak lelah
Umurpun bertambah
Doa, usaha dan
ikhtiar penuh kesabaran
Dan ikhlas penuh
semangat
Setitik kasih
membuat kita sayang
Seucap kata membuat
kita percaya
Sekecil luka
membuat kita kecewa
Tapi sebuah
persahabatan akan selamanya bermakna
20-01-2008
Sebuah bungapun
bermekaran
Bulan dimalam
haripun bercahaya
Hatiku, hatimu,
hati kita semuapun akan selalu bercahaya
Senyum...senyum...senyum...
Indah...indah...indah....
Hasil....
Jernih....jernih...seperti
air mengalir
24-01-2008
Embun pagi selalu
dingin
Embun siang selalu
panas
Embun sore sedang
sedang aja
Kalau embun malam .
. .
Serumpun padi disawah
Seindah taman bunga
Beruangpun nampak dihutan
Di laut penuh ikan yang lucu
Lembut suara seseorang
Letih dia menyanyi
Jernih jika dipandang
Doa – doa – doa –
doa
Berdoa
27-01-2008
Benih benih kasih
sayang tak melepas
Benih bebih canda
tawa tak menghilang
Rindu rindu kasih
tak terputus dan tak tertinggal
Wajah, suara,
hatinya tak terlupakan
Buka hati dapat kecerahan
Buka tabungan rejeki, buka pahala
Buka mata hati, bukalah kantong
Sisakan tuk kasih
Renungkan pikiran, bukalah pikiran,
senyumkan wajah
Ceriakan diri
Tutup mata . . . buka hati . . .
Tidurlah . . .
Moga mentari pagi
selalu cerah
01-06-2008
Walaupun tuyul jadi
gondrong
Sundel gak lagi
bolong
Gigi pocong makin
kinclong
Gendruwo dah jadi
bencong
Tapi mengucapin met
bobok boleh donk . . .
13-06-2008
Pagimu telah muncul
kembali
Ayampun mulai
berkokok
Matahari, kau telah
terpancar pagi ini
Sunyi, sepi, gelap
pancaranmu
Telah menerangi
hati ini
09-07-2008
1000 kota telah aku
lewati
1000 gunung telah
aku daki
1000 samudra telah
aku arungi
Akhirnya aku
labuhkan hatiku padamu tuk katakan ? ? ?
03-08-2008
Rintik rintik air
hujan . . .datang mengalir
Bumipun basah
Tiada hari tanpa
air . . .hidup tak berrtahan lama
Anginpun semakin
kencang diwaktu malam
Tak terlihat warna,
rupa dari angin yang tercipta
Hanya kesejukan
yang terasa dihati ini . . .
09-08-2008
Bukalah matamu
Bukamata hatimu
Buka pikiranmu agar
isi hati
Pikiran menjadi
sejuk, jernih
Dan yang kamu sayangi akan ada selalu dihatimu
Ayo tersenyum . . . .
“aku ingin menyayangimu dengan caraku . . . aku ingin
menyayangimu dengan sederhana, tak perlu ikrar yagn kadang menipu tapi akan
kutunjukkan perasaan ini lewat perhatianku, lewat pengertianku padamu . . .
mungkinkah kau adalah orang yang selama ini aku tunggu ? ”
14-08-2008
Hari sudah larut malem...
Lampu lampu dibikin padem...
Suasana jadi serem...
Cepetan merem...
Bulan yang mesem...
J ucapin met malem...
N met merem...
15-08-2008
Jiwa pasti sepi tanpa teman,
Hati kan mati tanpa iman
Persahabatan kan layu tanpa kasih sayang,
Kemarin adalah kenangan,
Semalam adalah impian
Hari ini adalah kenyataan,
Besok adalah harapan
Good night too. . .
Sweet dream . . .





Nandria



0 komentar:
Posting Komentar